Selasa, 08 Februari 2011

MUTIARA - MUTIARA HIKMAH ISLAMI

Rosul ditanya perbedaan orang mukmin dan munafiq,rosulluallah jawab:

 Mukmin : orientasinya sholat dan puasa
 Munafiq : orientasinya makan,minum dan tinggalkan ibadah
 Mukmin : sangat bersemangat untuk shodaqoh dan meraih maghfiroh ALLAH
 Munafik : Terobsesi numpuk-numpuk harta [ rakus tidak mau berbagi....] panjang angan-angan

@ Muksyafatul qulub : 20

Siapa melakukan perkara halal,tapi di pandang syubhat oleh masyarakat .maka tidak berdosa kalo dia lakukan tapi kalo dia takut komentar miring dari  masyarakat lebih baik tidak dilakukan "Siapa perilakunya mengundang praduga salah ,jangan salahkan siapapun kalo orang lain berburuk sangka kepadanya"

@ al jauhar allu'lu'ah : 78

Atas perintah ALLAH, Jibril tanya orang yang hendak di masukkan neraka:
  - Apa kau pernah ta'lim ? dijawab "Tidak"
  - Apa kau pernah satu hidangan sama orang alim? dia jawab "Tidak"
  - Apa kau tinggal di daerah yang ada orang alim? dia jawab lagi "Tidak"
  - Apa nama atau nashab kamu sama dengan nama atau nashab orang alim? jawab lagi "Tidak"
  - Apa kau cinta orang alim ? dia jawab " iya "
Kata allah : " jibril pegang tangannya dan masukkan dia ke surga. Aku ampuni dia sebab rasa cinta itu

@ ka'bul akhbar / tuhfal'mardhiyyah : 60 - 61

Ketika turun surat al falaq dan annas,rosul menjadikannya untuk berlindung dari mata jahat jin dan manusia.selanjutnya Rosul bersabda : siapa menjelang tidur baca al ikhlas,al falaq dan an nas masing-masing 3X.maka kalo dia mati,mati sebagai syahid dan kalo dia hidup hidup memperoleh ampunan Allah

@ tafsir showi j : 4 h : 366

Ghibah atau menggunjing adalah haram,tapi ada ghibah yang di perbolehkan bila ada tujuan yang 6 perkara:
 1. laporkan kedzaliman
 2.Minta tolong untuk merubah kemungkaran
 3. Minta fatwa
 4. memperingatkan pada orang lain agar tidah jatuh ke dalam kejelekan
 5. Orang yang di ghibah memang terang-terangan dengan kejelekanya
 6. Untuk dijadikan ciri,bukan untuk menghina

@ adzkar :303 - 304

ini adalah beberapa renungan dari seorang fakir yang mohon bimbingan pada akhwan akhwat dan saudara se iman dan se islam

Senin, 31 Januari 2011

SYUKUR NIKMAT


Pengertian syukur dan nikmat berasal dari bahasa Arab. Kata syukur berterima
kasih, sedangkan kata nikmat artinya Pemberian, Anugrah, Enak, Lezat. Mensyukuri
nikmat Allah SWT, maksudnya berterima kasih kepada-Nya dengan cara mengingat atau
menyebut nikmat dan mengagungkan-Nya.
 Nikmat Allah terhadap umat manusia  itu sangat banyak dan beraneka ragam
jenisnya, misalnya : ada yang bersifat jasmani, ada yang bersifat rohani, ada yang
terdapat dalam diri manusia sendiri, ada yang terdapat di luar diri manusia.
 Nikmat yang bersifat jasmani antara lain bentuk tubuh manusia yang paling baik
diantara makhluk lainnya, panca indra,  anggota badan, bumi langit, makanan dan
minuman, nikmat yang bersifat rohani antara lain : roh, akal, perasaan, bahasa, ilmu
pengetahuan, iman dan islam.
 Firman Allah SWT (QS Ibrahim : 34)
”Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya tidaklah dapat kamu
menghitungnya” (QS. Ibrahim : 34)
 Karena itu, tepatlah jika Allah SWT, mewajibkan kepada setiap individu manusia
untuk bersyukur kepada-Nya, Allah berfirman :
Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat pula kepada-Mu dan
bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku (QS. AlBaqarah :152).
 Adapun cara mensyukuri nikmat Allah SWT secara umum, ialah dengan
menggunakan segala nikmat Allah. Untuk  hal-hal yang diridhoi-Nya, yakni untuk
melakukan usaha-usaha agar memperoleh  kebahagiaan hidup di dunia yang fana dan
akhirat yang baqa kelak.
 Seorang pegawai memperoleh anugrah Allah berupa kesehatan, kemampuan, dan
kesempatan dianggap telah mensyukuri nikmat Allah apabila dia bersungguh-sungguh
dan niat ikhlas untuk beribadah kepada Allah, disiplin  dalam beribadah dan beramal
saleh, membiasakan diri dengan akhlak yang terpuji dan senantiasa memelihara diri untuk
tidak melakukan perbuatan-perbuatan dosa, pegawai yang mensyukuri nikmat Allah
SWT dengan cara seperti tersebut, sudah tentu akan memperoleh banyak hikmah antara
lain naik pangkat yang sesuai dengan ketentuan dan jadwal yang ditentukan, akan
bertambah-tambah rizkinya dan disenangi oleh rekan-rekan kerja. Dalam hal ini Allah
SWT menegaskan dalam firmannya :
Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhan-Mu memaklumkan : ”Sesungguhnya jika kamu
bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu ingkar maka
sesungguhnya azab-Ku sangat pedih. (QS. Ibrahim : 7) Cara mensyukuri nikmat wabil khusus nikmat iman dan islam ialah dengan cara :
I. Bersyukur dengan hati :
a. Meyakini kebenaran Islam dan seluruh ajarannya, termasuk kebenaran
rukun iman, rukun islam, dan ajaran tentang ihsan.
b. Bercita-cita ingin memperoleh ridho Allah, bahagia dunia dan akhirat.
c. Senantiasa mengingat Allah (zikrullah) dan hatinya bergetar apabila
dibacakan ayat-ayat-Nya.
d. Mencintai Allah dan Rasul-Nya, jauh melebihi dari selain keduanya.
e. Membersihkan diri dari syirik, nifak, dan kecenderungan untuk berbuat
dosa.
f. Memelihara hati agar tidak memiliki sifat-sifat tercela, seperti sombong,
ria, sum’ah, buruk sangka, putus asa,  dendam, keluh kesah, kikir, dan
lain-lain.
II. Bersyukur dengan ucapan :
a. Mengikrarkan dua kalimat syahadat, yakni syahadat Tauhid dan syahadat
Rasul.
b. Membiasakan diri membaca (tadarus) Al-Quran.
c. Berdakwah, yakni melaksanakan amar ma’ruf (menyuruh orang berbuat
baik) dan  nahi munkar (melarang orang berbuat jahat).
d. Senantiasa mengucapkan lafal-lafal zikir, seperti kalimat tauhid, tasbih,
tahmid, takbir, ta’awuds, istigfar, dan disertai dengan banyak berdoa
kepada Allah.
e. Mengajarkan berbagai macam ilmu pengetahuan yang bermanfaat.
f. Memelihara diri untuk tidak berkata-kata yang dapat merugikan diri
sendiri dan orang lain, serta berusaha agar senantiasa berkata-kata yang
bermanfaat, sopan dan ramah tamah.
g. Sesama muslim hendaknya saling mendoakan antara lain dengan
memberi dan menjawab salam.
III. Bersyukur dengan perbuatan :
a. Disiplin melakukan salat lima waktu dan puasa Ramadhan.
b. Mengeluarkan zakat dan menunaikan ibadah haji jika mampu, serta
memenuhi syarat-syarat wajibnya.
c. Berjihad membela Islam dan kaum muslimin bila diperlukan.
d. Menuntut ilmu yang bermanfaat baik bagi dunia maupun akhirat.
e. Melaksanakan kewajiban-kewajiban dalam hidup bermasyarakat, seperti
berbakti kepada orang tua, dan tolong-menolong dalam kebaikan.
f. Mencari rezeki dengan cara yang halal dan membelanjakannya untuk
hal-hal yang bermanfaat.
g. Memelihara diri untuk tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang
diharamkan oleh Islam.
IV. Bersyukur dengan harta : a. Mempelajari, mengamalkan, dan mendakwahkan ajaran Islam.
b. Berjihad membela Islam dan kaum muslimin jika diperlukan.
c. Membangun masjid dan mushola.
d. Membangun sarana pendidikan.
e. Membantu fakir-miskin dan orang terlantar.
f. Membangun rumah sakit Islam dan membiayai pemanfaatannya bagi
masyarakat.
Oleh : akbar allatif

Minggu, 25 Juli 2010

USWAH



BERBISNIS CARA RASULLULAH SAW

Sebagai Rasul terakhir Allah SWT, Nabi Muhammad SAW tercatat dalamsejarah adalah pembawa kemaslahatan dan kebaikan yang tiada bandinganuntuk seluruh umat manusia. Bagaimana tidak karena Rasulullah SAWtelah membuka zaman baru dalam pembangunan peradaban dunia. Beliaulah
adalah tokoh yang paling sukses dalam bidang agama (sebagai Rasul)
sekaligus dalam bidang duniawi (sebagai pemimpin negara dan peletak
dasar peradaban Islam yang gemilang selama 1000 tahun berikutnya).

Kesuksesan Rasulullah SAW itu sudah banyak dibahas dan diulas oleh
para ahli sejarah Islam maupun Barat. Namun ada salah satu sisi
Muhammad SAW ternyata jarang dibahas dan kurang mendapat perhatian
oleh para ahli sejarah maupun agama yaitu sisinya sebagai seorang
pebisnis ulung. Padahal manajemen bisnis yang dijalankan Rasulullah
SAW hingga kini maupun di masa mendatang akan selalu relevan
diterapkan dalam bisnis modern. Setelah kakeknya yang merawat Muhammad
SAW sejak bayi wafat, seorang pamannya yang bernama Abu Thalib lalu
memeliharanya.

Abu Thalib yang sangat menyayangi Muhammad SAW sebagaimana anaknya
sendiri adalah seorang pedagang. Sang paman kemudian mengajari
Rasulullah SAW cara-cara berdagang (berbisnis) dan bahkan mengajaknya
pergi bersama untuk berdagang meninggalkan negerinya (Makkah) ke
negeri Syam (yang kini dikenal sebagai Suriah) pada saat Rasulullah
SAW baru berusia 12 tahun. Tidak heran jika beliau telah pandai
berdagang sejak berusia belasan tahun. Kesuksesan Rasulullah SAW dalam
berbisnis tidak terlepas dari kejujuran yang mendarah daging dalam
sosoknya.

Kejujuran itulah telah diakui oleh penduduk Makkah sehingga beliau
digelari Al Shiddiq. Selain itu, Muhammad SAW juga dikenal sangat
teguh memegang kepercayaan (amanah) dan tidak pernah sekali-kali
mengkhianati kepercayaan itu. Tidak heran jika beliau juga mendapat
julukan Al Amin (Terpercaya). Menurut sejarah, telah tercatat bahwa
Muhammad SAW melakukan lawatan bisnis ke luar negeri sebanyak 6 kali
diantaranya ke Syam (Suriah), Bahrain, Yordania dan Yaman. Dalam semua
lawatan bisnis, Muhammad selalu mendapatkan kesuksesan besar dan tidak
pernah mendapatkan kerugian.

Lima dari semua lawatan bisnis itu dilakukan oleh beliau atas nama
seorang wanita pebisnis terkemuka Makkah yang bernama Khadijah binti
Khuwailid. Khadijah yang kelak menjadi istri Muhammad SAW, telah lama
mendengar reputasi Muhammad sebagai pebisnis ulung yang jujur dan
teguh memegang amanah. Lantaran itulah, Khadijah lalu merekrut
Muhammad sebagai manajer bisnisnya. Kurang lebih selama 20 tahun
sebelum diangkat menjadi Nabi pada usia 40 tahun, Muhammad
mengembangkan bisnis Khadijah sehingga sangat maju pesat. Boleh
dikatakan bisnis yang dilakukan Muhammad dan Khadijah (yang
menikahinya pada saat beliau berusia 25 tahun) hingga pada saat
pengangkatan kenabian Muhammad adalah bisnis konglomerat.

Pola manajemen bisnis apa yang dijalankan Muhammad SAW sehingga bisnis
junjungan kita itu mendapatkan kesuksesan spektakuler pada zamannya ?
Ternyata jauh sebelum para ahli bisnis modern seperti Frederick W.
Taylor dan Henry Fayol pada abad ke-19 mengangkat prinsip manajemen
sebagai sebuah disiplin ilmu, ternyata Rasulullah SAW telah
mengimplementasikan nilai-nilai manajemen modern dalam kehidupan dan
praktek bisnis yang mendahului masanya. Berdasarkan prinsip-prinsip
manajemen modern, Rasulullah SAW telah dengan sangat baik mengelola
proses, transaksi, dan hubungan bisnis dengan seluruh elemen bisnis
serta pihak yang terlihat di dalamnya.

Seperti dikatakan oleh Prof. Aflazul Rahman dalam bukunya "Muhammad: A
Trader" bahwa Rasulullah SAW adalah pebisnis yang jujur dan adil dalam
membuat perjanjian bisnis. Ia tidak pernah membuat para pelanggannya
mengeluh. Dia sering menjaga janjinya dan menyerahkan barang-barang
yang dipesan dengan tepat waktu. Muhammad SAW pun senantiasa
menunjukkan rasa tanggung jawab yang besar dan integritas yang tinggi
dalam berbisnis. Dengan kata lain, beliau melaksanakan prinsip
manajemen bisnis modern yaitu kepuasan pelanggan (customer
satisfaction), pelayanan yang unggul (service exellence), kemampuan,
efisiensi, transparansi (kejujuran), persaingan yang sehat dan
kompetitif.

Dalam menjalankan bisnis, Muhammad SAW selalu melaksanakan prinsip
kejujuran (transparasi). Ketika sedang berbisnis, beliau selalu jujur
dalam menjelaskan keunggulan dan kelemahan produk yang dijualnya.
Ternyata prinsip transparasi beliau itu menjadi pemasaran yang efektif
untuk menarik para pelanggan. Beliau juga mencintai para pelanggannya
seperti mencintai dirinya sehingga selalu melayani mereka dengan
sepenuh hatinya (melakukan service exellence) dan selalu membuat
mereka puas atas layanan beliau (melakukan prinsip customer
satisfaction).

Dalam melakukan bisnisnya, Muhammad SAW tidak pernah mengambil margin
keuntungan sangat tinggi seperti yang biasa dilakukan para pebisnis
lainnya pada masanya. Beliau hanya mengambil margin keuntungan
secukupnya saja dalam menjual produknya.Ternyata kiat mengambil margin
keuntungan yang dilakukan beliau sangat efektif, semua barang yang
dijualnya selalu laku dibeli Orang-orang lebih suka membeli
barang-barang jualan Muhammad daripada pedagang lain karena bisa
mendapatkan harga lebih murah dan berkualitas. Dalam hal ini, beliau
melakukan prinsip persaingan sehat dan kompetitif yang mendorong
bisnis semakin efisien dan efektif.

Boleh dikatakan Rasulullah SAW adalah pelopor bisnis yang berdasarkan
prinsip kejujuran, transaksi bisnis yang adil dan sehat. Beliau juga
tidak segan mensosialisasikan prinsip-prinsip bisnisnya dalam bentuk
edukasi dan pernyataan tegas kepada para pebisnis lainnya. Ketika
menjadi kepala negara, Rasulullah SAW mentransformasikan
prinsip-prinsip bisnisnya menjadi pokok-pokok hukum. Berdasarkan hal
itu, beliau melakukan penegakan hukum pada para pebisnis yang nakal.
Beliau pula yang memperkenalkan asas "Facta Sur Servanda" yang kita
kenal sebagai asas utama dalam hukum perdata dan perjanjian. Di tangan
para pihaklah terdapat kekuasaan tertinggi untuk melakukan transaksi
bisnis yang dibangun atas dasar saling setuju.

Berdasarkan apa yang dibahas di atas ini, jelas junjungan yang kita
cintai itu adalah pebisnis yang melaksanakan manajemen bisnis yang
mendahului zamannya. Bagaimana tidak karena prinsip-prinsip manajemen
Rasulullah SAW baru dikenal luas dan diimplementasikan para pebisnis
modern sejak abad ke-20, padahal Rasulullah SAW hidup pada abad ke-7.
Pakar manejemen bisnis terkemuka Indonesia, Rhenald Kasali pun
mengakuinya dengan mengatakan bahwa semua bisnis yang diinginkan
niscaya juga akan sukses jika mau menduplikasi karakter Muhammad SAW
dalam berbisnis. Dengan begitu, kita dapat mengatakan kepada pelaku
bisnis, "Ingin bisnis sukses, jalankan manajemen bisnis Muhammad SAW!"
Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Rabu, 14 Juli 2010

JATUH BANGUN

“ Yang penting bukan apakah anda terjatuh,
tetapi apakah anda bangkit kembali. “
( Vince Lombardi )

Jatuh  bangun didalam merintis sebuah bisnis adalah suatu hal yang biasa. Untung, atau rugi, merupakan menu sarapan setiap hari yang dihadapi oleh seorang pengusaha. Bisa dibayangkan, bahwa untuk menjadi sukses, dan berada di puncak kesuksesan sebuah  piramida bisnis, maka sebuah bisnis harus mampu melewati berbagai cobaan dan rintangan yang sangat-sangat luar biasa banyaknya. Dan karena itulah banyak orang berfikir bahwa berbisnis adalah sesuatu hal yang rumit dan sangat beresiko tinggi.
Namun perhatikanlah, bahwa semakin tinggi kita berada di puncak piramida bisnis, maka semakin besar pulalah permasalahan yang menghalangi kita. Ibarat semakin tinggi pohon, maka semakin kencang pula angin yang menerpa. Dan hal inilah yang membuat para pengusaha-pengusaha sukses yang sudah bertengger di puncak pohon kesuksesannya, mampu bertahan diatas sana karena ia telah mengantongi ilmu yang tidak diragukan lagi pengalamnnya.
Maka bagi anda yang kini sedang dalam keadaan bertahan atau dalam kondisi diambang kehancuran, jangan patah semangat, gunakan seluruh kemampuan yang anda miliki untuk merubah cerita sejarah bisnis anda. Dan ketika hal terburuk yang terjadi, maka bergembiralah, maka akan ada hal baik yang telah menanti anda. Hanya saja, maukah anda bangkit, dan mengambil kesempatan kedua, untuk bertarung lebih baik lagi. Saya ingat akan sebuah pepatah, bahwa kedelai pun tak akan masuk dilubang yang sama, maka kita sebagai manusia yang diciptakan  oleh Allah dengan kesempuranaan akal dan fikiran, maka saya yakinkan anda, bahwa “ Kesuksesan Anda hanya sejauh Sikap anda ! ”.SALAM SUKSES SELALU

Sabtu, 10 Juli 2010

BELAJAR - BELAJAR

Lho koq? Koq di Google? Katanya mau ngajarin bikin blog di blogger.com, koq malah di Google? Tidak salah, karena untuk masuk ke blogger, Anda harus memiliki login google.com.

Silahkan kunjungi http://www.blogger.com. Anda akan mendapatkan halaman seperti pada gambar dibawah.

Jika Anda sudah memiliki login di Google, Anda tinggal login, maka Anda akan masuk ke Control Panel atau Panel Kontrol.

Oh ya, Anda bisa memilih bahasa, apakah Bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

Untuk kali ini saya anggap Anda belum memiliki login Google.

Klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA.

Sejauh ini sangat mudah dan akan terus mudah.


Halaman Pertama

Langkah 2: Daftar Blog 

Lengkapi Pendaftaran Anda

Setelah Anda klik tanda panah besar yang bertuliskan CIPTAKAN BLOG ANDA, maka akan muncul formulir seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Proses ini akan menciptakan account Google yang dapat Anda gunakan pada layanan Google lainnya. Jika Anda sudah memiliki sebuah account Google mungkn dari Gmail, Google Groups, atau Orkut.

Satu account Google bisa digunakan untuk mengakses semua fasilitas yang disediakan oleh Google.

Jika Anda sudah memiliki accout google, Anda bisa langsung login (masuk). Untuk login ke Google, Anda harus login dengan menggunakan alamat email.

Silahkan lengkapi.

1. Alamat email yang Anda masukan harus sudah ada sebelumnya. Anda akan dikirim konfirmasi ke email tersebut. Jika Anda menggunakan email palsu atau email yang baru rencana akan dibuat, maka pendaftaran bisa gagal. Anda tidak perlu menggunakan email gmail.com. Email apa saja bisa.

2. Lengkapi data yang lainnya.

3. Tandai "Saya menerima Persyaratan dan Layanan" sebagai bukti bahwa Anda setuju. BTW Anda sudah membacanya?

Setelah lengkap, klik tanda panah yang bertuliskan lanjutkan.


Form Pendaftaran 1


Form Pendaftaran 2

Langkah 3: Membuat Blog 

Memilih Nama Blog dan URL Blog

Jika Anda berhasil, Anda akan dibawa ke halaman seperti pada gambar dibawah. Jika gagal? Gagal biasanya karena verifikasi kata Anda salah. Itu wajar karena sering kali verifikasi kata sulit dibaca. Yang sabar saja, ulangi sampai benar. Saya sendiri sampai mengulang 3X.

Setelah Anda berhasil mendaftar, Anda akan dibawa ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah. Sekarang Anda mulai membuat blog dengan mengisi nama dan alamat blog Anda.

Sebagai contoh, saya menamakan blog tersebut dengan nama Hasna Zahidah. Sssst, jangan curiga, Hasna adalah putri saya. Saya memilih alamat blog dengan alamat http://hasna-zahidah.blogspot.com
sebagai alaternatif, bisa juga http://hasnazahidah.blogspot.com.

Jika Anda membuat lensa dengan tujuan mempromosikan produk Anda atau produk afiliasi, maka dalam memilih nama, harus berisi nama produk atau jasa yang akan Anda tawarkan. Misalnya jika Anda ingin menjual ebook saya, Anda bisa memilih kata kunci seperti motivasi, sukses, berpikir positif, dan kata-kata kunci lainnya yang sesuai.

Anda juga bisa meneliti kata kunci yang paling banyak dicari orang (tentu harus berhubungan dengan produk yang Anda jual) di
https://adwords.google.com/select/KeywordToolExternal

Anda bisa mengecek ketersediaan alamat blog yang Anda pilih. Jika tersedia bisa Anda lanjutkan. Jika tidak tersedia, maka Anda harus kreatif mencari nama lain atau memodifikasi alamat yang sudah ada, misalnya ditambahkan abc, xzy, 101, dan bisa juga dengan menyisipkan namaAnda.

Lanjutkan dengan klik tanda panah bertuliskan LANJUTKAN.


Proses Pembuatan Blog

Langkah ke 4 Blog Template 

Pilih desain yang sesuai dengan selera Anda.

Berhasil? Tentu saja berhasil, memang mudah koq. Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman seperti yang ada pada gambar dibawah.

Pilihlah tema yang sesuai dengan selera Anda. Jika tidak ada yang sesui dengan selera Anda, jangan khawatir, nanti masih banyak pilihan tema yang bisa Anda install sendiri. Sekarang pilih saja tema agar proses pembuatan blog bisa diselesaikan. Anda bisa preview tema dengan klik gambarnya.

Untuk Memilih tema Anda klik (tandai) bulatannya o seperti pada gambar dibawah. Lihat yang saya tunjuk dengan panah merah buatan saya.

Setelah itu Anda klik tanda panah yang bertuliskan LANJUTKAN


Memilih Tema

Belajar Membuat Blog Selesai 

Sekarang tinggal posting, pengaturan, dan tata letak

Selamat, sekarang Anda sudah memiliki sebuah blog. Sekarang Anda sudah mulai bisa memposting pemikiran Anda di blog dan dibagi ke seluruh dunia (eh Indonesia).

Memang masih ada beberapa hal yang harus Anda lakukan, yaitu pengaturan, tata letak, penambahan eleman, dan penggantian tema jika Anda menginginkan tema yang lain. Ini untuk tingkat lanjut.

Setidaknya, Anda sudah memiliki blog dan bisa posting. Hal ini sudah cukup untuk tahap awal. Untuk mendalami masalah Blog lebih dalam, saya anjurkan Anda membaca ebook Nge-Blog Dapat Duit.

Pada ebook tersebut, bukan hanya diajarkan cara nge-blog, tetapi juga bagaimana mendapatkan uang dari blog. Saya sendiri sudah membuktikannya, saya mendapatkan uang dari ngeblog.

Jumat, 02 Juli 2010

PESAN DAN NASEHAT

Pesan Imam Husein bin Ali bin Abi Thalib dan Sayyidah Fatimah binti Rasulullah

Imam Husein.Ra. (penghulu para syahid & leluhur keluarga Alhusaini) Meriwayatkan dari kakeknya, Rasulullah s.a.w. Bahwasanya : "sebagian orang menyembah Allah karena ingin mendapatkan sesuatu. Ibadah ini adalah ibadah para pedagang. Sebagian yang lain menyembah Allah karena takut. Ibadah ini adalah ibadah para hamba sahaya. Dan sebagian kaum menyembah Allah karena hanya ingin bersyukur (kepada-Nya). Ibadah ini adalah ibadah orang-orang merdeka. Dan ini adalah ibadah yang paling utama". 

Nasehat Rasulullah dan Ahlul Bait

Rasulullah saw bersabda :
"Wahai Bani Hasyim! Janganlah sampai orang-orang lain menghadap padaku pada hari kiamat nanti dengan berbagai amal shaleh (baik), sedangkan kalian menghadapku hanya dengan membanggakan nasab (keturunan)."
Ali Bin Abi Thalib berkata :
"Barangsiapa yang bermalas-malasan (menangguhkan) amalnya, tidaklah tertolong atau dipercepat naik derajat karena mengandalkan nasab (keturunan)."
Diriwayatkan oleh Sufyan al-Tsauri, beliau berkata bahwa Daud al-Thoi pernah mendatangi Ja’far al-Shaddiq untuk minta pendapat dan nasehat, padahal beliau adalah seorang imam sufi ahli zuhud pada masanya.

Nasehat Imam Jafar Al-Shaddiq :
Daud al-Thoi: Wahai anak Rasulullah saw, wahai cucu nabi saw,
Engkau adalah orang termulia, nasehatmu wajib menjadi pegangan kami, sampaikanlah/ berikanlah nasehatmu kepada kami.
Ja’far al-Shaddiq: Sungguh aku takut, datukku akan memegang tanganku
di hari kiamat nanti, dan berkata: mengapa engkau tidak mengikuti jejakku dengan sebaik-baiknya.
Demikian jawaban al-Shaddiq kepada Daud al-Thoi, padahal beliau tidak pernah meninggalkan jejak datuknya, Rasulullah saw.
Maka menangislah Daud al-Thoi dan berkata: "Ya Allah, Ya Tuhanku, jika demikian sifat orang dari keturunan Nabi saw, berakhlaq dan berbudi seperti datuknya dan Fathimah al-zahra, dalam kebingungan, khawatir belum sempurna dalam mengikuti jejak Nabi saw, bagaimana halnya dengan aku, Daud ini, yang bukan dari keturunan Nabi saw.

SUMBER: http://habibalawiyin-nasehat.blogspot.com/

Senin, 28 Juni 2010

HARUS BAGAIMANA MELANGKAH MENGGAPAI MASA DEPAN

Ketakutan-ketakutan akan membatasi kita untuk melakukan berbagai hal yang sangat berarti bagi kehidupan dan masa depan kita .
Mulailah sekarang juga untuk melangkah, menuju tujuan Anda meskipun selangkah demi selangkah tetapi akan membawa Anda ke tujuan, asal arah yang Anda tempuh benar.
Mimpi memang sangat perlu untuk memelihara gairah hidup dan kemajuan, tetapi mimpi tanpa disertai tindakan hanyalah seperti pepesan kosong belaka.
Implementasi atau tindakanlah yang membuat orang sukses, tentu saja setelah mimpi yang tinggi dan ilmu yang mencukupi.
Bagaimanapun mimpi yang bernilai tinggi otomatis memerlukan pengorbanan yang tinggi pula dan kerja yang terfokus.
Diam tidak pasti, bertindak tidak pasti, kalau begitu mendingan kita bertindak.
Semakin berkerja keras kita, semakin beruntung kita. Apalagi jika niat kita lurus, tidak ada kerja keras kita yang sia-sia. Allah Mahatahu, sehingga pasti akan tahu apa yang terbaik bagi kita, termasuk mungkin kita harus lebih banyak berusaha atau ikhtiar.
Sedetik waktu terlewat, tidak akan pernah bisa kembali. Maka jangan sia-siakan waktu yang kita miliki.
Sesungguhnya waktu adalah hidup, dan hidup sendiri adalah menjalani waktu. Sejauh mana Anda menghargai waktu, berarti sejauh itulah Anda menghargai hidup Anda.
Bekerjalah sebaik mungkin, pikirkan berbagai kemungkinan yang terjadi, sehingga jika kemungkinan tersebut datang kita sudah siap. Bisa saja esok akan lebih sulit.
Ketidakpastian selalu menyertai kita, jangan lari, percuma. Yang perlu dilakukan ialah gunakanlah kreatifitas Anda untuk mencari solusi-solusi baru dan tetaplah semangat untuk
mengaplikasikan solusi-solusi tersebut.

Mungkin saja setiap masalah dan tantangan yang kita anggap sulit itu masih ada solusinya, namun belum terpikirkan oleh kita.
Hindarilah membatasi diri Anda, pikiran-pikiran Anda, atau mimpi-mimpi Anda, sebab, apa yang kita lakukan atau apa yang kita buat esok hari tidak pernah terpikirkan hari ini.
Manusia sudah diberi kemampuan untuk berkreasi.
Tidak ada waktu yang lebih baik selain sekarang untuk memulai hidup yang baik. Anda tidak perlu untuk menciptakan ulang kehidupan anda di waktu yang sudah lewat. Mulailah meskipun hanya dengan satu langkah, yang penting anda memulai, jangan ditunda untuk besok.
Jika Anda ingin beruntung, persiapkan diri Anda dengan membina sikap Anda dan membekali diri dengan berbagai keterampilan yang memadai.
Anak bebek akan bertingkah seperti ayam saat menganggap dirinya ayam. Sebaliknya anak bebek bertingkah laku sebagai mana bebek lainnya saat dia sadar kalau dia itu bebek. Fenomena ini juga berlaku pada manusia, dia akan bertingkah sesuai dengan anggapan pada dirinya sendiri.
Sekali kita underestimate terhadap diri sendiri, kita akan rugi, karena potensi kita akan terkungkung oleh batas yang terlalu sempit dibandingkan dengan batas yang sebenarnya.

Cacat atau kekurangan lainnya memang akan membatasi kebebasan kita di suatu sisi. Namun kebebasan itu banyak dan bermacam-macam, jika salah satu kebebasan kita terpenjara,maka kita masih bisa mencari kebebasan yang lainnya.

Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih.
Kita memiliki keunikan masing-masing yang dapat menjadi keunggulan kita masing-masing.
Jika Anda belum merasa memiliki keunggulan saat ini, mungkin Anda belum memiliki semangat yang tinggi dan motivasi yang kuat dalam rangka menggali potensi Anda. Untuk meraih keunggulan lebih tinggi kita memerlukan bantuan orang lain.
Dalam mengahadapi perubahan dan untuk menjadi manusia unggul ada satu jalan yang tidak boleh tidak harus kita lakukan, yaitu selalu memperbaiki diri terus-menerus.
Allah SWT memerintahkan kita untuk mau berpikir tentang penciptaan-Nya yang begitu menakjubkan, rumit, dan kompleks. Namun semua itu telah Allah SWT tundukan untuk kita. Ini sebagai tanda bahwa manusia memiliki kemampuan (dari Allah) untuk menundukan apa yang ada di langit dan di bumi.
Mengevaluasi apa yang kita lakukan dan semua pencapaian kita. Apapun hasilnya akan menjadi fondasi kuat untuk kehidupan kita dimasa mendatang yang lebih baik.
Lalui kesulitan dan betakwalah, maka kemudahan pun akan datang.